Wamen Sudaryono akan Perkuat Kemandirian, Ketahanan dan Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 23 Oktober 2024 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. (Facebook.com @Sudaryono )

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. (Facebook.com @Sudaryono )

MEDIAAGRI.COM – Sudaryono kembali diamanatkan mengemban tugas sebagai Wamentan oleh Presiden Prabowo Subianto, setelah sebelumnya ditunjuk Presiden Joko Widodo di sisa masa jabatan pada 18 Juli 2024 lalu.

Sebelumnya, Sudaryono resmi dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian bersama wakil menteri lainnya dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029, yang dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2024).

Sudaryono menjelaskan pengalamannya selama tiga bulan sebagai Wakil Menteri Pertanian atau Wamentan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di mana ia telah menjalin kolaborasi dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk memperkuat sistem pangan nasional.

“Saya sudah tiga bulan lebih jadi Wamen. Sudah juga berkolaborasi dengan Pak Menteri. Jadi saya sangat paham bagaimana menjalankan birokrasi,” jelasnya.

Dikutip Haloagro.com, Wamentan Sudaryono menegaskan komitmennya untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam memperkuat kemandirian, ketahanan serta mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Jelas program kita itu adalah melaksanakan visi presiden. Presiden Prabowo memiliki visi besar dalam kaitannya kemandirian pangan, ketahanan pangan dan juga swasembada pangan,” kata Wamentan di Jakarta, Selasa.

Ia optimis bahwa program-program yang telah direncanakan dapat terealisasi dalam waktu dekat.

Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar ini menekankan pentingnya kebersamaan dan kekompakan di semua unit kerja Kementerian Pertanian untuk mencapai tujuan tersebut.

Tak hanya itu, lanjutnya, sinergi dan kolaborasi lintas sektor pun menjadi variabel keberhasilan dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Ia juga menggarisbawahi keberlanjutan program antara pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Prabowo, terutama dalam hal intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian.

Wamentan menilai, keberlanjutan program di sektor pertanian ini membuktikan bahwa keduanya memiliki komitmen yang kuat terhadap ketahanan pangan nasional.

“Program intensifikasi terbukti meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari satu kali menjadi dua atau bahkan tiga kali,” ujar Wamentan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnispost.com dan Infoekonomi.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Harianmalang.com dan Malukuraya.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Pemerintah Intervensi Pasar Jagung, 52.400 Ton SPHP Untuk Stabilkan Telur
Di Balik Wacana Stabilisasi: Strategi Pemerintah Turunkan Harga Jagung
Panen Gadu 2025 Melimpah, Produksi Beras Nasional Diprediksi Naik
Gene Bank Indonesia Siap Dibangun, Prabowo Beri Restu Penuh
Jagung Tetap Stabil: Pemerintah Gulirkan Stok CJP Untuk Peternak
Mafia Pangan Terungkap, Pemerintah Gelontorkan 1,3 Juta Ton Beras
Wamentan Sudaryono: Prediksi Cuaca adalah Senjata Andalan Petani
Harga Gabah Dijaga Rp6.500, Beras SPHP Bantu Rakyat

Berita Terkait

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

Pemerintah Intervensi Pasar Jagung, 52.400 Ton SPHP Untuk Stabilkan Telur

Selasa, 2 September 2025 - 14:03 WIB

Di Balik Wacana Stabilisasi: Strategi Pemerintah Turunkan Harga Jagung

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:31 WIB

Panen Gadu 2025 Melimpah, Produksi Beras Nasional Diprediksi Naik

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:29 WIB

Gene Bank Indonesia Siap Dibangun, Prabowo Beri Restu Penuh

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:58 WIB

Jagung Tetap Stabil: Pemerintah Gulirkan Stok CJP Untuk Peternak

Berita Terbaru