Sebanyak 20 Ton Kelapa Parut Asal Sulawesi Utara Dinyatakan Siap Ekspor dengan Tujuan Negara Belanda

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 2 Juli 2024 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelapa Parut. (Dok. Kementerian Pertanian RI)

Kelapa Parut. (Dok. Kementerian Pertanian RI)

MEDIAAGRI.COM – Sebanyak 20 ton kelapa parut asal Sulawesi Utara aman dan siap diekspor ke negara tujuan yakni Belanda.

Balai Karantina Sulawesi Utara melalui Satuan Pelayan (Satpel) Pelabuhan Laut Bitung melakukan tindakan pemeriksaan terhadap 26 ton kelapa parut milik PT Tropika Cocoprima (TCP) sebelum diekspor ke Belanda.

Pemeriksaan ini terdiri dari fisik dan administrasi, serta kesehatan media pembawa untuk mengecek kesesuaian jenis, jumlah dan ukuran, serta kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan negara tujuan.

Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sulut I Wayan Kertanegara menyampaikan hal tersebut di Manado, Selasa (2/7/2024)

“Produk olahan kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan dari Sulawesi Utara yang laris manis di pasar internasional,” kata

Sebelum diizinkan untuk diekspor ke negara tujuan, produk olahan kelapa harus melewati pemeriksaan.

Dari petugas Balai Karantina Sulawesi Utara untuk menjamin komoditas tersebut telah memenuhi persyaratan.

Selain itu, katanya, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa komoditas yang akan dikirim telah bebas Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) seperti hama gudang.

Ketua Tim Karantina Tumbuhan Dwi Rachmanto menjelaskan bahwa kelapa parut merupakan media pembawa OPTK berisiko rendah/low risk.

Artinya produk terkait minim risiko dalam menyebarkan ancaman OPTK ke negara tujuan.

Sebab kelapa parut tersebut telah melalui proses pengolahan sebagaimana standar yg telah ditetapkan oleh negara tujuan.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Ia menjelaskan Balai Karantina tidak hanya berperan penting dalam mencegah ancaman penyebaran penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan antar area dan antar negara.

Dalam UU 21 Tahun 2019, karantina juga memiliki peran dalam menjaga keamanan pangan sehingga dapat memberikan jaminan tentang kualitas produk perkebunan yang diekspor ke berbagai negara.***

Berita Terkait

Bertekad Wujudkan Kedaulatan Pangan, Wamentan Sudaryono: Sektor Pertanian Penting untuk Ditingkatkan
Tingkatkan Kesejahteraan, Indeks Nilai Tukar Petani Subsektor Tanaman Pangan dan Peternakan Membaik
Andalkan Pulau Jawa untuk Lahan Pertanian, Indonesia Tidak Akan Wujudkan Swasembada Gula atau Beras
Percepat Pemenuhan Protokol Ekspor Durian ke Tiongkok, Tim Kemenko Marves Kunjungi Parigi Moutong
Diangkat Erick Thohir Jadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum Perhutani, Ini Profil Sandy Mushlihin
Bapanas Dorong Pelaku Industri Gula Rancang Strategi Persiapan untuk Hadapi Tantangan Pangan Global
Dukung Peningkatan Produksi Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional Sikapi Kondisi Pangan Global
Peyanyi Virgoun dan Teman Wanitanya Positif Konsumsi Metamfetamin, Hasil Tes Urine Keduanya
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 17:56 WIB

Bertekad Wujudkan Kedaulatan Pangan, Wamentan Sudaryono: Sektor Pertanian Penting untuk Ditingkatkan

Selasa, 16 Juli 2024 - 11:56 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan, Indeks Nilai Tukar Petani Subsektor Tanaman Pangan dan Peternakan Membaik

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:58 WIB

Andalkan Pulau Jawa untuk Lahan Pertanian, Indonesia Tidak Akan Wujudkan Swasembada Gula atau Beras

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:31 WIB

Percepat Pemenuhan Protokol Ekspor Durian ke Tiongkok, Tim Kemenko Marves Kunjungi Parigi Moutong

Jumat, 5 Juli 2024 - 15:12 WIB

Diangkat Erick Thohir Jadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum Perhutani, Ini Profil Sandy Mushlihin

Selasa, 2 Juli 2024 - 16:37 WIB

Sebanyak 20 Ton Kelapa Parut Asal Sulawesi Utara Dinyatakan Siap Ekspor dengan Tujuan Negara Belanda

Rabu, 26 Juni 2024 - 08:18 WIB

Bapanas Dorong Pelaku Industri Gula Rancang Strategi Persiapan untuk Hadapi Tantangan Pangan Global

Selasa, 25 Juni 2024 - 11:18 WIB

Dukung Peningkatan Produksi Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional Sikapi Kondisi Pangan Global

Berita Terbaru