Program yang diluncurkan di Indonesia akan membantu mengakhiri perdagangan daging anjing dengan cara mencarikan mata pencaharian alternatif bagi pedagang

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humane World for Animals

Humane World for Animals

KUPANG, Indonesia, 18 Maret 2026 /PRNewswire/ — Sebuah rumah jagal anjing dan restoran daging anjing di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, membantai dan menghidangkan daging anjing selama lebih dari 45 tahun, namun telah ditutup selamanya sebagai bagian dari inisiatif untuk mengakhiri perdagangan daging anjing di Indonesia.

Humane World for Animals
Humane World for Animals

Sepuluh anjing yang masih hidup di rumah jagal itu berhasil diselamatkan. Setelah dikarantina, mereka bisa diadopsi oleh masyarakat setempat.

Humane World for Animals dan Jakarta Animal Aid Network meluncurkan program Models for Change di provinsi NTT, yang merupakan daerah rawan perdagangan daging anjing dan rabies. Ribuan anjing setiap tahun dicuri, diperdagangkan, atau dijual untuk diperdagangkan. Selain kejam, perdagangan anjing dalam jumlah besar ini juga menyebarkan penyakit rabies yang mematikan. Models for Change secara langsung berkontribusi pada tujuan pemerintah untuk menjadikan NTT bebas rabies pada tahun 2030.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Julie Sanders, direktur kampanye di Humane World for Animals: "Setiap usaha yang ditutup sebagai bagian dari Models for Change adalah langkah nyata untuk menghapuskan perdagangan daging anjing yang kejam, menjaga kesejahteraan hewan, dan melindungi masyarakat dari risiko rabies."

Kata pemilik rumah jagal, Petrus Boly, yang akan membuka toko serba ada: "Saya sangat sedih ketika memikirkan ribuan anjing yang saya bunuh dalam 15 tahun terakhir. Saya senang sekali bisa berhenti berdagang daging anjing. Penjagalan anjing berbahaya karena risiko rabies, jadi kesempatan ini datang di saat yang tepat bagi saya."

Karin Franken, Direktur JANN, mengatakan: "Penutupan ini menunjukkan bahwa jika ada bantuan keuangan dan dukungan bisnis, orang-orang akan bersedia menghentikan perdagangan daging anjing yang kejam dan berbahaya." 

Unduh foto/video DI SINI.

Tentang Humane World for Animals

Bersama-sama, kita mengatasi akar penyebab kekejaman dan penderitaan atas hewan untuk menciptakan perubahan selamanya. Dengan jutaan pendukung dan upaya di lebih dari 50 negara, Humane World for Animals – sebelumnya bernama Humane Society of the United States dan Humane Society International – mengatasi berbagai bentuk kekejaman dan penderitaan atas hewan yang sudah berakar kuat. Sebagai suara terdepan bagi perlindungan hewan, kami berupaya mengakhiri praktik-praktik paling kejam, merawat hewan yang mengalami krisis, dan menciptakan gerakan perlindungan hewan yang lebih kuat. Untuk menciptakan dampak terbesar di seluruh dunia, kami ingin mencapai visi di balik nama kami: dunia yang lebih manusiawi. humaneworld.org

Logo – https://mma.prnasia.com/media2/1121743/Humane_Society_US_Logo_v1.jpg?p=medium600

Berita Terkait

Eskom Resmikan Modernisation Centre Bersama Huawei, Perkuat Transformasi Digital di Sektor Ketenagalistrikan Afrika Selatan
Wultra Menggalang Dana Seri A Senilai €6,8 Juta Untuk Percepat Perluasan Solusi Identitas Digital Pasca Kuantum di Seluruh Dunia
PV & ESS Safety Industry Summit 2026: Rumuskan Jalur Baru Menuju Perkembangan Industri yang Aman dan Andal
WePlay Gandeng Justin Quincy Hubner dalam Kampanye Bertema Sepak Bola Indonesia
Pearson x AWS Ready for What’s Next: From Learning to Earning in the Age of AI
Jamf Luncurkan AI Governance, Solusi Tata Kelola AI Native Pertama untuk Mac
Presiden ISWA Berkunjung ke SUS ENVIRONMENT, Bahas Solusi Pengelolaan Sampah Global untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
BRAHMA AI dan Hakuhodo Technologies Menjalin Kemitraan untuk Memperluas Penerapan High-Fidelity Digital Human di Seluruh Jepang dan Kawasan Asia-Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:28 WIB

Eskom Resmikan Modernisation Centre Bersama Huawei, Perkuat Transformasi Digital di Sektor Ketenagalistrikan Afrika Selatan

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wultra Menggalang Dana Seri A Senilai €6,8 Juta Untuk Percepat Perluasan Solusi Identitas Digital Pasca Kuantum di Seluruh Dunia

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:18 WIB

PV & ESS Safety Industry Summit 2026: Rumuskan Jalur Baru Menuju Perkembangan Industri yang Aman dan Andal

Rabu, 1 Juli 2026 - 03:00 WIB

WePlay Gandeng Justin Quincy Hubner dalam Kampanye Bertema Sepak Bola Indonesia

Rabu, 1 Juli 2026 - 03:00 WIB

Pearson x AWS Ready for What’s Next: From Learning to Earning in the Age of AI

Berita Terbaru