JAWA TENGAH – Menjelang Ramadan, Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian meninjau ketersediaan dan harga pangan di Pasar Johar serta Gudang Bulog Palebon, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 19 Februari 2024.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pasokan pangan tetap terjaga dan harga tetap stabil menjelang bulan puasa.
Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV, Ahmad Yohan, mengecek langsung stok dan harga berbagai komoditas, seperti beras, bawang, cabai, sayuran, daging sapi, dan ayam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar.”
“Untuk stok secara umum masih aman namun untuk harga kami akan berkoordinasi dengan Menko Pangan dan Lembaga terkait agar kenaikan harga menjelang hari besar tidak naik terlalu drastis,” kata Ahmad Yohan.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, yang turut serta dalam kunjungan itu mengatakan bahwa Kementan telah berkoordinasi lintas kementerian serta pemerintah daerah untuk menjaga ketersediaan pangan.
“Hari ini kami ditugaskan oleh Bapak Menteri Pertanian untuk memantau ketersediaan pangan memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Tengah dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri nanti,” ujar Agung Suganda.
Baca Juga:
RSPO RT2026 Bahas Kebakaran di Indonesia, Gerbang Ekspor Tunggal, dan Inklusi Petani Swadaya
Agung menambahkan bahwa pasokan komoditas peternakan dalam kondisi aman.
“Daging ayam dan telur saat ini surplus, dan harga di pasar masih di bawah harga acuan pembelian.”
“Sementara harga daging sapi dan kerbau masih stabil, tetapi akan ada operasi pasar guna menjaga kestabilan harga,” katanya.
Setelah meninjau pasar, rombongan melanjutkan kunjungan ke Gudang Bulog Palebon untuk memeriksa stok beras.
Baca Juga:
Shudao Investment Group Jadi Pusat Perhatian di Ajang Global Panda Partners Conference 2026
CJ BIO Luncurkan NewtriSolution™, Platform Berbasis Data yang Menekan Risiko Formulasi Pakan
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI lainnya, Panggah Susanto, menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga dalam menjaga ketahanan pangan.
“Saat ini kami sudah masukkan ke Program Legislasi Nasional terkait revisi undang-undang pangan.”
“Mudah-mudahan hal ini akan menjadi langkah awal untuk menuju langkah selanjutnya dalam menguatkan pangan Indonesia,” ujar Panggah.***
Artikel di atas, sebelumnya telah dipublikasikan portal berita Haloagro.com. Terima kasih
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahnews.com dan Haloagro.com
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sentranews.com dan Indonesiaraya.co.id
Baca Juga:
Envision Green Ammonia Pasok Bahan Bakar VLAC Pertama di Dunia
Blokees Jadi Mitra Strategis Konser Hatsune Miku “MIKU WITH YOU 2026” di Tiongkok
Trane Perluas Program Beasiswa Future Climate Engineers, Jangkau Lebih Banyak Mahasiswa di Indonesia
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojateng.com dan Hariankarawang.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).
Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).
Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.
Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.






