PM Israel Benjamin Netanyahu Diminta Presiden Amerika Serikat Joe Biden agar Tak Serang Rafah

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 20 Maret 2024 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. (Facebook.com/@Joe Biden)

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. (Facebook.com/@Joe Biden)

PANGANNEWS.COM – Amerika Serikat (AS) memperingatkan Israel untuk tidak menggelar operasi serangan darat ke Rafah, Jalur Gaza, Palestina.

Hal itu disampaikan Presiden Joe Biden kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui sambungan telepon.

Biden menegaskan Israel tidak boleh mewujudkan rencana untuk melakukan operasi darat ke kota yang dipadati sekitar 1,5 juta pengungsi itu.

Mengingat dampak besar yang bisa ditimbulkan, termasuk citra Israel di mata internasional.

“Operasi darat besar-besaran di sana (Rafah) adalah kesalahan. Ini bisa menyebabkan lebih banyak kematian di kalangan warga sipil yang tidak bersalah.”

“Memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah mengerikan, memperdalam anarkistis di Gaza, serta semakin mengisolasi Israel secara internasional,” kata Jake Sullivan.

Baca artikel lainnya di sini : Temui Pengunjuk Rasa di Depan Gedung DPR/MPR, Politisi PDIP Merasa Dinolkan oleh Pemegang Kekuasaan

Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan, merangkum isi pernyataan Biden kepada Netanyahu seperti dilansir Anadolu, Selasa (19/3/2024).

Pada kesempatan itu Biden meminta Netanyahu untuk mengirim delegasi terdiri atas pejabat militer, intelijen, dan kemanusiaan ke Washington DC dalam beberapa hari mendatang.

Lihat juga konten video, di sini : Prabowo Unggul di Pilpres 2024, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez Ucapkan Selamat via Surat Resmi

Pada kesempatan itu pejabat AS akan menyampaikan kekhawatiran mengenai rencana operasi darat Israel ke Rafah.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Pada kesempatan itu Biden juga memberi jaminan kepada Netanyahu bahwa AS bersama Israel untuk mengalahkan Hamas.

Menurut Biden, Hamas bukan hanya musuh Israel tapi juga AS.

“Pada saat yang sama, saya yakin bahwa untuk mencapai tujuan tersebut anda perlu strategi yang sukses dan strategi itu tidak boleh melibatkan operasi militer besar-besaran.”

“Yang membahayakan ribuan nyawa warga sipil tak berdosa dan Rafah. Ada cara lain yang lebih baik’,” kata Sullivan, menirukan pernyataan Biden kepada Netanyahu.

Sementara itu Netanyahu setuju untuk mengirim tim untuk mendengarkan pandangan AS. Menurut Netanyahu, Israel menunda serangan ke Rafah sampai pertemuan tersebut berlangsung.

Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 hingga 18 Maret 2024 telah menewaskan 31.700 orang lebih, sebagian besar anak-anak dan perempuan. Selain itu lebih dari 73.700 lainnya terluka.

Lebih dari 85 persen penduduk Gaza terpaksa mengungsi dalam kondisi kekurangan makanan, air bersih.

Serta akses kepada layanan kesehatan. Israel masih memblokade bantuan kemanusiaan ke Gaza.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional Lingkarnews.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Teksnews.com dan Aktuil.com

Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi (WhatsApp) Jasasiaranpers.com:

08531 555 778808781 555 778808191 555 77880811 115 7788.

Berita Terkait

Dari Medis hingga Pendidikan, Prabowo Subianto Tegaskan 4 Poin Upaya Indonesia untuk Bantu Rakyat Gaza
Komisi Pemberantasan Korupsi Tanggapi Laporan Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ke Dewan Pengawas KPK
Prabowo Subianto Laporan Kunker di Singapura ke Presiden Jokowi Soal Gaza hingga Ukraina
Ini Daftar Aset Milik Surya Darmadi yang Disita Kejagung dalam Kasus Korupsi Duta Palma Group
Pemerintah Terus Pantau Harga Pangan Demi Jaga Inflasi Nasional dalam Kondisi Tetap Terkendali
Dugaan Korupsi Pengadaan Fiktif Telkom Group, KPK Sita 2 Kantor di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan
Kasus Syahrul Yasin Limpo, KPK Hadirkan Sejumlah Saksi Termasuk Penyanyi Nayunda Nabila Nizrinah
KPK Hadirkan Anak, Istri, hingga Cucu Mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo Sebagai Saksi Sidang Hari Ini
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:21 WIB

Dari Medis hingga Pendidikan, Prabowo Subianto Tegaskan 4 Poin Upaya Indonesia untuk Bantu Rakyat Gaza

Rabu, 12 Juni 2024 - 08:04 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi Tanggapi Laporan Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ke Dewan Pengawas KPK

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:14 WIB

Prabowo Subianto Laporan Kunker di Singapura ke Presiden Jokowi Soal Gaza hingga Ukraina

Jumat, 7 Juni 2024 - 08:03 WIB

Ini Daftar Aset Milik Surya Darmadi yang Disita Kejagung dalam Kasus Korupsi Duta Palma Group

Kamis, 6 Juni 2024 - 16:02 WIB

Pemerintah Terus Pantau Harga Pangan Demi Jaga Inflasi Nasional dalam Kondisi Tetap Terkendali

Kamis, 6 Juni 2024 - 09:21 WIB

Dugaan Korupsi Pengadaan Fiktif Telkom Group, KPK Sita 2 Kantor di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan

Rabu, 29 Mei 2024 - 13:53 WIB

Kasus Syahrul Yasin Limpo, KPK Hadirkan Sejumlah Saksi Termasuk Penyanyi Nayunda Nabila Nizrinah

Senin, 27 Mei 2024 - 14:31 WIB

KPK Hadirkan Anak, Istri, hingga Cucu Mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo Sebagai Saksi Sidang Hari Ini

Berita Terbaru