Kasus Korupsi Pengadaan Sarana Pengolahan Karet, KPK Panggil Peneliti Karet Imam Susetyo

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 28 April 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebun Karet. (Dok. ditjenbun.pertanian.go.id)

Kebun Karet. (Dok. ditjenbun.pertanian.go.id)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil seorang anggota Tim Peneliti Bantuan Bahan Pembeku Latek Karet Kementerian Pertanian (Kementan).

Hal itu terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang atau jasa sarana fasilitas pengolahan karet di Kementerian Pertanian pada tahun anggaran 2021–2023.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto menyampaikan hal itu kepada jurnalis di Jakarta, Senin (28/4/2025).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, atas nama IMS,” ujar Tessa Mahardhika, IMS diketahui merupakan Imam Susetyo.

Sebelumnya, pada 29 November 2024, KPK mengumumkan bahwa telah memulai penyidikan kasus dugaan korupsi.

Terkait pengadaan barang atau jasa sarana fasilitas pengolahan karet di Kementerian Pertanian pada tahun anggaran 2021–2023.

KPK menjelaskan bahwa modus yang dilakukan dalam perkara korupsi tersebut adalah penggelembungan harga.

Pada 2 Desember 2024, KPK menyatakan bahwa penyidik telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan korupsi fasilitas pengolahan karet Kementan tersebut.

Selain itu, KPK telah berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memberlakukan larangan bepergian ke luar negeri.

Terhadap delapan orang terkait penyidikan dugaan korupsi fasilitas pengolahan karet Kementerian Pertanian.

Kedelapan orang tersebut merupakan warga negara Indonesia, yakni pihak swasta berinisial DS dan RIS.

Pensiunan berinisial DJ, dan enam orang pegawai negeri sipil berinisial YW, SUP, ANA, AJH, dan MT.***

Untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Jasasiaranpers.com di lebih dari 175an media.

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahbisnis.com dan Belanjaoke.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Saatini.com dan Indonesiaoke.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Apakabarjateng.com dan Hariansumedang.com

 

Berita Terkait

eFishery Tersandung Dugaan Penipuan, Tapi Peluang Perbaikan Tata Kelola Terbuka
Prabowo Puji Anwar Ibrahim Atasi Konflik Thailand-Kamboja, ASEAN Makin Strategis
Rp70 Miliar ke Zarof: Dua Petinggi PT Sugar Group Disorot Kejagung
Mafia Beras Disemprot Prabowo, Dituduh Tikam Rakyat dari Belakang
Waspada Penyalahgunaan Logo BGN untuk Promosi Produk SPPG
Skandal Surat Dinas Istri Menteri, Maman Berani Sumpah Semua Bayar Sendiri
Pailit atau Modus Licik? KPK Bongkar Drama Bangkrut Petro Energy!
Kasus Korupsi EDC BRI Seret Eks Pejabat BRI dan Dirut Allo Bank

Berita Terkait

Rabu, 6 Agustus 2025 - 10:38 WIB

eFishery Tersandung Dugaan Penipuan, Tapi Peluang Perbaikan Tata Kelola Terbuka

Rabu, 30 Juli 2025 - 09:23 WIB

Prabowo Puji Anwar Ibrahim Atasi Konflik Thailand-Kamboja, ASEAN Makin Strategis

Senin, 28 Juli 2025 - 10:05 WIB

Rp70 Miliar ke Zarof: Dua Petinggi PT Sugar Group Disorot Kejagung

Selasa, 22 Juli 2025 - 15:19 WIB

Mafia Beras Disemprot Prabowo, Dituduh Tikam Rakyat dari Belakang

Selasa, 22 Juli 2025 - 09:49 WIB

Waspada Penyalahgunaan Logo BGN untuk Promosi Produk SPPG

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB