Andi Amran Sulaiman Tanggapi Prediksi Bapanas Terkait Kenaikan Harga Beras dalam 2 Bulan ke Depan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Facebook.com/Andi Amran Sulaiman)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Facebook.com/Andi Amran Sulaiman)

MEDIAAGRI.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bakal mengambil beberapa langkah untuk menekan harga beras di Tanah Air.

Hal itu menyikapi prediksi Badan Pangan Nasional (Bapanas) terjadi lonjakan harga beras dalam dua bulan ke depan.

Diketahui, Bapanas memprediksi harga beras bakal naik dalam dua bulan ke depan. Lantaran produksi beras nasional saat ini turun signifikan di banding pada 2023.

Data neraca produksi dan konsumsi beras nasional menunjukkan, total produksi beras Januari-Juli 2024 sebesar 18,64 juta ton.

Jumlah tersebut lebih rendah, 2,47 juta ton dibanding produksi beras periode yang sama pada 2023, yang mencapai 21,11 juta ton.​

“Prediksi Bapanas karena saat ini fenomena El Nino dan kekeringan bersamaan.”

“Langkahnya adalah pompanisasi bibit benih yang bisa beradaptasi dengan kekeringan,” ujar Amran Sulaiman, Rabu (12/6/2024).

Selain itu, Amran menuturkan, pihaknya bakal melakukan percepatan tanam, pompanisasi, serta menggunakan teknologi mesin pertanian.

Tujuannya, agar suplai produksi beras dapat dirasakan masyarakat luas.

“Itu adalah solusi tercepat untuk memitigasi dampak dari El Nino dan kekeringan yang bersamaan.”

“Jadi nanti setiap daerah tanam satu kali, panen tiga kali, hingga pendapatannya naik bisa 2-3 kali lipat,” katanya.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Amran mengklaim, bila harga pangan jelang Hari Raya Iduladha relatif stabil, masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) di tiap pasar.

Pihaknya pun tidak akan menaikan harga diwaktu dekat ini.

“Sekarangkan harga relatif stabil, masalahnya kalau terlalu ditekan harganya, petaninya teriak.”

“Tapi, kalau terlalu tinggi konsumennya teriak juga, jalan tengah ada HET (harga eceran tertinggi, Red) dan itu sudah sesuai,” ucapnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Duniaenergi.com dan Emitentv.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Lingkarin.com dan Apakabarjabar.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Bertekad Wujudkan Kedaulatan Pangan, Wamentan Sudaryono: Sektor Pertanian Penting untuk Ditingkatkan
Tingkatkan Kesejahteraan, Indeks Nilai Tukar Petani Subsektor Tanaman Pangan dan Peternakan Membaik
Andalkan Pulau Jawa untuk Lahan Pertanian, Indonesia Tidak Akan Wujudkan Swasembada Gula atau Beras
Percepat Pemenuhan Protokol Ekspor Durian ke Tiongkok, Tim Kemenko Marves Kunjungi Parigi Moutong
Diangkat Erick Thohir Jadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum Perhutani, Ini Profil Sandy Mushlihin
Sebanyak 20 Ton Kelapa Parut Asal Sulawesi Utara Dinyatakan Siap Ekspor dengan Tujuan Negara Belanda
Bapanas Dorong Pelaku Industri Gula Rancang Strategi Persiapan untuk Hadapi Tantangan Pangan Global
Dukung Peningkatan Produksi Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional Sikapi Kondisi Pangan Global
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 17:56 WIB

Bertekad Wujudkan Kedaulatan Pangan, Wamentan Sudaryono: Sektor Pertanian Penting untuk Ditingkatkan

Selasa, 16 Juli 2024 - 11:56 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan, Indeks Nilai Tukar Petani Subsektor Tanaman Pangan dan Peternakan Membaik

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:58 WIB

Andalkan Pulau Jawa untuk Lahan Pertanian, Indonesia Tidak Akan Wujudkan Swasembada Gula atau Beras

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:31 WIB

Percepat Pemenuhan Protokol Ekspor Durian ke Tiongkok, Tim Kemenko Marves Kunjungi Parigi Moutong

Jumat, 5 Juli 2024 - 15:12 WIB

Diangkat Erick Thohir Jadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum Perhutani, Ini Profil Sandy Mushlihin

Selasa, 2 Juli 2024 - 16:37 WIB

Sebanyak 20 Ton Kelapa Parut Asal Sulawesi Utara Dinyatakan Siap Ekspor dengan Tujuan Negara Belanda

Rabu, 26 Juni 2024 - 08:18 WIB

Bapanas Dorong Pelaku Industri Gula Rancang Strategi Persiapan untuk Hadapi Tantangan Pangan Global

Selasa, 25 Juni 2024 - 11:18 WIB

Dukung Peningkatan Produksi Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional Sikapi Kondisi Pangan Global

Berita Terbaru