Mentan Amran Sulaiman Peroleh Kenaikan Pangkat Lektor Kepala Universitas Hasanuddin

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 23 Desember 2024 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mendapat kenaikan pangkat jabatan Lektor Kepala atas dedikasinya sebagai dosen pendidik di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. (Dok. Pertanian.go.id)

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mendapat kenaikan pangkat jabatan Lektor Kepala atas dedikasinya sebagai dosen pendidik di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. (Dok. Pertanian.go.id)

MEDIAAGRI.COM – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mendapat kenaikan pangkat jabatan Lektor Kepala atas dedikasinya sebagai dosen pendidik di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat ini diserahkan langsung oleh Wakil Rektor III Unhas, Prof Farida Patittingi, sesaat sebelum Mentan Amran memulai kegiatan kuliah umumnya pada Jumat (20/12/2024).

Diketahui, Amran Sulaiman adalah pengajar yang mendedikasikan diri sebagai dosen tetap di Universitas Hasanuddin Makassar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun di sela kesibukannya yang luar biasa, Mentan Amran masih tetap meluangkan waktu untuk mengisi mata kuliah yang diampunya.

Mereka yang mendapat bimbingan langsung dari Amran Sulaiman di antaranya mahasiswa pertanian strata satu (S1), S2, dan juga dari S3.

Atas dedikasinya tersebut, setidaknya terdapat tiga kampus besar yang pernah menawarkan gelar Profesor Honoris Causa kepada Mentan Amran.

Namun, baginya proses adalah hal yang paling utama. Sehingga ia menyatakan tetap akan menempuh jalur normal di almamaternya untuk mendapat gelar profesor.

Sebelumnya dalam pemaparan materi kuliah umum, Amran Sulaiman menyampaikan pentingnya kerja nyata dalam memenuhi produksi dalam negeri.

Mentan Amran mengaku bersyukur Indonesia mampu melewati berbagai badai krisis multidimensi yang menerjang di semua negara.

Setidaknya, kata Mentan, tidak ada masyarakat Indonesia yang bernasib kelaparan akibat kekurangan pangan.

“Beda dengan negara lain, ada 58 negara yang menghadapi ancaman kelaparan serius, 725 juta penduduk dunia di antaranya kekurangan gizi. Persentasenya 55 persen di Asia dan 38 persen di Afrika,” katanya.

Menurut Mentan, kunci keberhasilan Indonesia salah satunya terletak pada pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Diketahui, pertanian masuk dalam program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan target swadembada dalam tiga tahun ke depan.

“Pembangunan yang dilakukan saat ini adalah pembangunan berkelanjutan. Dan tentu kita bersyukur karena petani tak perlu khawatir lagi dengan ketersediaan produksi,” ungkapnya.

Saat ini, kata Mentan, pemerintah telah mengerjakan proyek cetak sawah dan juga optimasi lahan atau oplah. Komando dua program tersebut berada langsung di bawah Presiden Prabowo.

Selain itu, pemerintah juga telah mengalokasikan pupuk bersubsidi yang jumlahnya naik dua kali lipat alias 100 persen. Terdapat juga bantuan pompa secara merata di seluruh Indonesia sebagai solusi cepat dalam menghadapi El Nino panjang.

“Alokasi pupuk bersubsidi (2018-2024) dikembalikan menjadi 9,55 juta ton dari yang sebelumnya hanya 4,5 juta ton. Ini membuktikan bahwa pemerintah terus memberi perhatiannya terhadap petani dan sektor pertanian,” jelasnya.

Mentan Amran menambahkan bahwa sektor pertanian juga memiliki kontribusi besar pada produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar 12,5 persen.

Selain itu, pertanian mampu tumbuh 1,7 persen di saat banyak negara tumbang akibat pandemi beberapa tahun lalu.

“Semua itu tidak lepas dari peran serta seluruh komponen bangsa dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian bangsa,” jelasnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoekbis.com dan Harianinvestor.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 062.live dan Apakabarjateng.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Pemerintah Intervensi Pasar Jagung, 52.400 Ton SPHP Untuk Stabilkan Telur
Di Balik Wacana Stabilisasi: Strategi Pemerintah Turunkan Harga Jagung
Panen Gadu 2025 Melimpah, Produksi Beras Nasional Diprediksi Naik
Gene Bank Indonesia Siap Dibangun, Prabowo Beri Restu Penuh
Jagung Tetap Stabil: Pemerintah Gulirkan Stok CJP Untuk Peternak
Mafia Pangan Terungkap, Pemerintah Gelontorkan 1,3 Juta Ton Beras
Wamentan Sudaryono: Prediksi Cuaca adalah Senjata Andalan Petani
Harga Gabah Dijaga Rp6.500, Beras SPHP Bantu Rakyat

Berita Terkait

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

Pemerintah Intervensi Pasar Jagung, 52.400 Ton SPHP Untuk Stabilkan Telur

Selasa, 2 September 2025 - 14:03 WIB

Di Balik Wacana Stabilisasi: Strategi Pemerintah Turunkan Harga Jagung

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:31 WIB

Panen Gadu 2025 Melimpah, Produksi Beras Nasional Diprediksi Naik

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:29 WIB

Gene Bank Indonesia Siap Dibangun, Prabowo Beri Restu Penuh

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:58 WIB

Jagung Tetap Stabil: Pemerintah Gulirkan Stok CJP Untuk Peternak

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB