MEDIAAGRI.COM – CEO SpaceX sekaligus Tesla Inc, Elon Musk, tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Minggu (19/5/2024).
Kedatangan Elon Musk tiba di Bali untuk menghadiri World Water Forum ke-10.
Kedatangan Elon Musk tersebut disambut langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berkesempatan menjemput Elon di Bandara pagi ini dan kemudian membicarakan beberapa agenda beliau.”
“Selama di sini dan tentunya beberapa kerja sama penting,” jelas Menko Luhut di Bali, Minggu (19/5/2024).
Menurut Luhut, Elon Musk dijadwalkan menjadi pembicara pada pembukaan World Water Forum ke-10.
Luhut menyampaikan bahwa Elon Musk menghadiri peluncuran salah satu kerja sama penting yang dilakukan.
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
Selain menghadiri penyelenggaraan World Water Forum ke-10.
Yaitu peresmian layanan internet Starlink yang mampu menjangkau hingga pelosok Indonesia.
“Peresmian peluncuran Starlink akan dilakukan Elon bersama Presiden hari ini di salah satu Puskesmas di Denpasar, Bali,” ujar Luhut.
Kerja sama ini sebagai bentuk pemerataan di seluruh provinsi di Indonesia yang akan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan dan pendidikan.
Baca Juga:
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Dengan begitu, kedua layanan ini diharapkan dapat terus meningkat.
Menko Luhut berharap melalui peluncuran Starlink ini, masyarakat di daerah terpencil bisa menikmati akses informasi.
Dan jaringan internet secara cepat seperti dengan penduduk yang tinggal di kota besar.
Sebagai informasi, internet Starlink adalah layanan internet satelit yg dikembangkan oleh SpaceX yang merupakan perusahaan teknologi milik Elon Musk.
Starlink ini menggunakan konstelasi satelit rendah bumi (LEO) untuk menyediakan akses internet.
Bberkecepatan tinggi ke berbagai daerah di seluruh dunia, terutama di daerah-daerah terpencil.
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
Hadirnya internet ini khususnya untuk membantu masyarakat Indonesia yang kurang mendapatkan akses layanan internet.
Nantinya, pengguna Starlink hanya memerlukan perangkat penerima kecil yang dikenal sebagai “dish” untuk dapat terhubung ke jaringan satelit.
Dengan begitu masyarakat Indonesia dapat menikmati koneksi internet yang cepat dan andal.***
Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Haibanten.com dan Sumateraekspres.com
Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.
WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.






