Pemerintah Salurkan 360 Ribu Ton Beras Bansos untuk Warga Rentan

Mentan Amran minta distribusi SPHP tepat sasaran dan bebas mafia pangan demi menjaga daya beli rakyat di tengah krisis global dan perubahan iklim.

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 13 Juli 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

2. Beras SPHP siap distribusi ke pasar rakyat dengan kemasan 5 kg harga terjangkau. (Dok, Kementan)

2. Beras SPHP siap distribusi ke pasar rakyat dengan kemasan 5 kg harga terjangkau. (Dok, Kementan)

PEMERINTAH resmi melepas 360 ribu ton bantuan pangan beras sepanjang Juli 2025 bagi keluarga rentan di seluruh Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bansos ini bukti nyata kehadiran negara menjaga daya beli rakyat dan akses pangan.

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi bukti negara hadir menjaga harga beras terjangkau bagi rakyat kecil,” ujar Amran, Sabtu (12/7/2025) di Jakarta.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini bagian strategi menjaga pasokan stabil di tengah dampak perubahan iklim ekstrem dan gejolak ekonomi global yang memicu harga pangan dunia naik.

Pemerintah mengakui keluarga miskin paling rentan terdampak lonjakan harga beras sehingga butuh intervensi tepat untuk menjaga kesejahteraan mereka.

Mentan Ingatkan SPHP Harus Tepat Sasaran dan Bebas Mafia Pangan

Amran mengingatkan distribusi beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) harus diawasi ketat agar tepat sasaran.

“Bansos sudah kami salurkan langsung ke rakyat, untuk SPHP saya tegaskan: Bulog hati-hati jangan bocor ke oknum nakal,” kata Amran.

Ia meminta Bapanas dan Bulog memastikan SPHP menjadi benteng dari praktik curang dan melindungi konsumen kecil di pasar rakyat.

Amran menegaskan temuan Satgas Pangan Polri soal dugaan pelanggaran produsen besar harus jadi pelajaran untuk memperbaiki pengawasan distribusi.

“Kalau ada yang nakal, kita tindak tegas, jangan beri ruang pada mafia pangan yang merugikan rakyat kecil,” imbuhnya.

Produksi Beras Naik, Distribusi dan Tata Niaga Tetap Jadi Prioritas

Kementan memastikan produksi beras nasional Januari–Agustus 2025 mencapai 24,97 juta ton atau naik 14,09% dari periode sama 2024.

Peningkatan produksi didorong program pompanisasi, bantuan benih tahan kekeringan, hingga percepatan tanam di sentra-sentra produksi padi.

Namun demikian Amran mengingatkan kunci keberhasilan ada pada distribusi bansos dan SPHP yang adil, tepat sasaran, dan transparan.

“SPHP dan bansos itu dua sisi mata uang, satu untuk rakyat miskin, satu lagi untuk stabilkan harga pasar,” pungkasnya.

Ia juga berpesan, “Kita ingin negara hadir dari sawah hingga meja makan rakyat, kelola SPHP dengan semangat gotong royong dan jujur.”***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Panganpost.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Pemerintah Intervensi Pasar Jagung, 52.400 Ton SPHP Untuk Stabilkan Telur
Di Balik Wacana Stabilisasi: Strategi Pemerintah Turunkan Harga Jagung
Panen Gadu 2025 Melimpah, Produksi Beras Nasional Diprediksi Naik
Gene Bank Indonesia Siap Dibangun, Prabowo Beri Restu Penuh
Jagung Tetap Stabil: Pemerintah Gulirkan Stok CJP Untuk Peternak
Mafia Pangan Terungkap, Pemerintah Gelontorkan 1,3 Juta Ton Beras
Wamentan Sudaryono: Prediksi Cuaca adalah Senjata Andalan Petani
Harga Gabah Dijaga Rp6.500, Beras SPHP Bantu Rakyat

Berita Terkait

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

Pemerintah Intervensi Pasar Jagung, 52.400 Ton SPHP Untuk Stabilkan Telur

Selasa, 2 September 2025 - 14:03 WIB

Di Balik Wacana Stabilisasi: Strategi Pemerintah Turunkan Harga Jagung

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:31 WIB

Panen Gadu 2025 Melimpah, Produksi Beras Nasional Diprediksi Naik

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:29 WIB

Gene Bank Indonesia Siap Dibangun, Prabowo Beri Restu Penuh

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:58 WIB

Jagung Tetap Stabil: Pemerintah Gulirkan Stok CJP Untuk Peternak

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB