Pemerintah Intervensi Pasar Jagung, 52.400 Ton SPHP Untuk Stabilkan Telur

Strategi jangka pendek dengan cadangan jagung Bulog 64 ribu ton diharapkan menjaga harga telur agar tetap stabil dan terjangkau

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyampaikan SPHP jagung pakan senilai Rp 78,6 miliar untuk peternak layer. (Dok. Bapanas)

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyampaikan SPHP jagung pakan senilai Rp 78,6 miliar untuk peternak layer. (Dok. Bapanas)

APA jadinya bila harga telur, bahan pangan yang setiap hari hadir di meja makan, melambung tak terkendali?

Pertanyaan itu menggantung di kepala banyak orang sejak harga jagung, pakan utama unggas, kian meninggi di pasaran.

Di tengah kecemasan itu, pemerintah mengumumkan langkah baru: Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlahnya tidak tanggung, 52.400 ton jagung akan digelontorkan khusus untuk peternak layer mandiri, mereka yang menggantungkan hidup dari kandang ayam petelur.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengumumkan kabar itu dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR RI, Kamis, 4 September 2025.

“Hari ini, Bu Pimpinan, saya izin lapor, telah disetujui dalam rakortas juga, kita akan laksanakan SPHP, tapi untuk jagung pakan.”

“Jumlahnya 52.400 ton. Nilainya sekitar Rp 78,6 miliar plafon anggarannya. Jadi dalam waktu dekat sudah bisa dieksekusi.”

“Teman-teman peternak layer se-Indonesia, bisa mendapatkan jagung dengan harga Rp 5.500 per kilo,” kata Arief.

Pemerintah Turun Tangan Saat Harga Jagung Kian Membubung

Jagung, komoditas strategis bagi peternakan unggas, kini harganya terus merangkak di atas batas wajar.

Berdasarkan Panel Harga Pangan Bapanas, harga rata-rata nasional per 4 September 2025 mencapai Rp 6.599 per kilogram.

Angka ini 13,78 persen lebih tinggi dibanding Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan Rp 5.800 per kilogram.

Sebulan sebelumnya, harga jagung masih di Rp 6.457 per kilogram atau 11,32 persen di atas HAP.

Kenaikan ini, bila dibiarkan, akan berimbas pada harga telur di pasar, salah satu sumber protein hewani paling terjangkau masyarakat.

Arief menjelaskan, mekanismenya sederhana. Bulog akan menjual jagung kepada peternak layer seharga Rp 5.500 per kilogram. Selisih harga itu ditanggung pemerintah melalui subsidi.

“Program ini tentu akan membantu dan kalau ditanya, untuk apa? Untuk antisipasi harga telur ke depannya, supaya tetap bisa terjangkau oleh masyarakat,” ujar Arief.

Jagung Pakan Menentukan Murah Atau Mahal Harga Telur

Bagi peternak, jagung bukan sekadar biji-bijian, tapi sumber energi utama yang menentukan ongkos produksi telur.

Porsi jagung dalam komposisi pakan unggas bisa mencapai 50-60 persen. Bila harga jagung melonjak, tak ada pilihan selain menaikkan harga telur.

Arief mengingatkan, “Kontribusi jagung pakan untuk ternak unggas cukup besar dalam biaya produksi peternak kita.”

Itulah sebabnya pemerintah bergerak cepat, menyuntikkan subsidi sebelum harga telur terlanjur tak terkendali.

Namun siapa saja peternak yang berhak menerima jatah jagung subsidi?

Menurut Arief, Bapanas masih menunggu daftar penerima dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Setelah itu, distribusi jagung bisa segera dilakukan.

Cadangan Jagung Pemerintah Masih Aman untuk Jangka Pendek

Ketika kebutuhan mendesak muncul, pertanyaan klasik pun tak bisa dihindari: apakah stok cukup?

Bapanas menjawab dengan data. Hingga 4 September 2025, Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang dikelola Bulog tercatat 64 ribu ton.

Jumlah itu, kata Arief, masih didominasi dari serapan jagung produksi dalam negeri. Artinya, ketergantungan impor tidak sebesar bayangan banyak orang.

Stok itu menjadi bantalan penting agar program SPHP jagung bisa berjalan tanpa hambatan logistik.

Selain stok saat ini, neraca jagung nasional 2025 juga memberi harapan.

Panen raya jagung pipilan kering kadar air 14 persen sudah terjadi pada Februari, menghasilkan 1,86 juta ton.

Produksi Jagung Diproyeksikan Naik Melampaui Tahun Sebelumnya

Bapanas memproyeksikan target produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen sepanjang 2025 mencapai 16,68 juta ton.

Bila target ini tercapai, maka produksi tahun ini akan melampaui capaian 2024 yang sebesar 15,14 juta ton.

Pada 2023, produksi jagung mencapai 14,77 juta ton. Data itu menunjukkan tren peningkatan dua tahun terakhir.

Bila produksi terus tumbuh, ketersediaan jagung di dalam negeri akan semakin kuat, menopang kebutuhan peternak, sekaligus menekan ketergantungan pada impor.

“Stok cukup, produksi meningkat, pemerintah intervensi harga, maka pasar bisa lebih stabil,” ujar Arief di hadapan anggota DPR.

Ia menekankan, kebijakan ini bukan sekadar soal menjaga harga jagung, melainkan juga tentang memastikan telur tetap terjangkau di dapur masyarakat.

Menimbang Jalan Panjang Menjaga Kedaulatan Pangan Nasional

Kebijakan SPHP jagung hanyalah satu potongan dari puzzle besar ketahanan pangan nasional.

Subsidi memang dapat menenangkan gejolak harga sesaat, tapi tantangan jangka panjang tetap menanti.

Bagaimana memastikan produksi jagung dalam negeri benar-benar mampu memenuhi kebutuhan peternak.

Dengan meningkatnya konsumsi protein hewani dan pertumbuhan industri perunggasan, permintaan jagung terus menanjak.

Bila produksi tidak terus diperkuat, subsidi hanya akan menjadi solusi sementara, bukan jawaban permanen.

Namun, untuk saat ini, setidaknya langkah pemerintah memberi napas lega bagi peternak layer mandiri yang terseok menanggung beban ongkos pakan.

Harga telur pun, untuk sementara, bisa tetap ramah di kantong masyarakat.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infobumn.com dan Bisnisnews.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Adilmakmur.co.id dan Hallokampus.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Nusraraya.com dan Jakartaoke.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Di Balik Wacana Stabilisasi: Strategi Pemerintah Turunkan Harga Jagung
Panen Gadu 2025 Melimpah, Produksi Beras Nasional Diprediksi Naik
Gene Bank Indonesia Siap Dibangun, Prabowo Beri Restu Penuh
Jagung Tetap Stabil: Pemerintah Gulirkan Stok CJP Untuk Peternak
Mafia Pangan Terungkap, Pemerintah Gelontorkan 1,3 Juta Ton Beras
Wamentan Sudaryono: Prediksi Cuaca adalah Senjata Andalan Petani
Harga Gabah Dijaga Rp6.500, Beras SPHP Bantu Rakyat
Cadangan Beras Pemerintah Cukup, Distribusi SPHP Digenjot untuk Jaga Harga Stabil

Berita Terkait

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

Pemerintah Intervensi Pasar Jagung, 52.400 Ton SPHP Untuk Stabilkan Telur

Selasa, 2 September 2025 - 14:03 WIB

Di Balik Wacana Stabilisasi: Strategi Pemerintah Turunkan Harga Jagung

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:31 WIB

Panen Gadu 2025 Melimpah, Produksi Beras Nasional Diprediksi Naik

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:29 WIB

Gene Bank Indonesia Siap Dibangun, Prabowo Beri Restu Penuh

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:58 WIB

Jagung Tetap Stabil: Pemerintah Gulirkan Stok CJP Untuk Peternak

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB