Hilirisasi Pertanian Serap 8,6 Juta Tenaga Kerja dan Tekan Impor Pangan

Kementan genjot hilirisasi pertanian lewat investasi Rp371 T, fokus pada 14 komoditas unggulan, kolaborasi industri, dan peningkatan kesejahteraan petani.

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman. (Dok. Ditjenpkh.pertanian.go.id)

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman. (Dok. Ditjenpkh.pertanian.go.id)

LANGKAH strategis pemerintah mempercepat hilirisasi sektor pertanian mendapat dukungan penuh dari tiga tokoh nasional.

Adhyaksa Dault, Paskah Suzetta, dan Anton Apriantono menyampaikan dukungan moril kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Pertemuan hangat yang berlangsung di kediaman Mentan Amran, Senin pagi (4/8), membahas arah baru kebijakan pertanian nasional.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiganya menilai, hilirisasi adalah jawaban konkret atas tantangan nilai tambah dan kesejahteraan petani yang selama ini stagnan.

Dukungan dari para tokoh ini memberi semangat baru bagi Kementerian Pertanian dalam menjalankan visi transformasi sektor pangan nasional.

Hilirisasi Jadi Langkah Serius Tekan Impor dan Dorong Ekspor

Hilirisasi pertanian menjadi strategi kunci pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan daya saing ekspor nasional.

Mentan Amran menyatakan, hilirisasi bukan sekadar proses produksi, tetapi transformasi menyeluruh dari hulu ke hilir.

“Kami diperintahkan Bapak Presiden untuk hilirisasi pangan yang permintaannya tinggi di pasar dunia,” kata Mentan Amran.

Salah satu fokusnya adalah menghentikan impor gula mentah (raw sugar) dan gula putih (white sugar) yang selama ini menyedot anggaran triliunan rupiah.

Langkah ini sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi pangan berkelas global.

Rp371 Triliun Disiapkan, 8,6 Juta Tenaga Kerja Akan Terserap

Pemerintah mengalokasikan investasi senilai Rp371 triliun untuk mengakselerasi hilirisasi pertanian secara nasional.

Dana ini diarahkan untuk membangun infrastruktur, memperkuat rantai pasok, serta memfasilitasi industri pengolahan hasil tani.

Program ini diyakini akan menyerap 8,6 juta tenaga kerja, menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan, dan memacu pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Dengan kemitraan, petani tidak boleh berjalan sendiri. Harus terhubung ke industri, didukung BUMN dan swasta,” tegas Mentan Amran.

Sinergi lintas sektor diyakini akan menciptakan ekosistem pertanian modern yang inklusif dan berbasis nilai tambah.

Kolaborasi Jadi Kunci Sukses Hilirisasi 14 Komoditas Strategis

Pemerintah telah menetapkan 14 komoditas strategis yang menjadi prioritas utama dalam program hilirisasi nasional.

Keberhasilan program ini bergantung pada kemitraan erat antara petani, BUMN, swasta, dan pemerintah daerah.

Kementan menekankan pentingnya digitalisasi rantai pasok dan penguatan infrastruktur logistik sebagai tulang punggung distribusi.

Menurut Mentan Amran, keterlibatan semua pihak menjadi jembatan penting untuk meningkatkan daya saing pertanian Indonesia.

“Kalau ini kita penuhi, InsyaAllah dunia bisa kita genggam lewat pangan,” ujar Mentan optimistis.

Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia, Petani Jadi Aktor Utama

Transformasi pertanian Indonesia tak hanya soal produksi, tapi juga pengolahan, kemasan, hingga penetrasi pasar global.

Mentan Amran menyebut, hilirisasi adalah jalan agar petani menjadi aktor utama dalam industri pangan berkelanjutan.

Dengan teknologi, akses pembiayaan, dan pasar yang kuat, petani dapat naik kelas dan keluar dari ketergantungan harga pasar.

Program hilirisasi juga membuka ruang lahirnya wirausaha tani baru dan generasi muda petani digital.

“Inilah masa depan pertanian kita. Lebih modern, terintegrasi, dan menjanjikan kesejahteraan,” pungkas Amran.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahbisnis.com dan Belanjaoke.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Delapannews.com dan Apakabarindonesia.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Pemerintah Intervensi Pasar Jagung, 52.400 Ton SPHP Untuk Stabilkan Telur
Di Balik Wacana Stabilisasi: Strategi Pemerintah Turunkan Harga Jagung
Panen Gadu 2025 Melimpah, Produksi Beras Nasional Diprediksi Naik
Gene Bank Indonesia Siap Dibangun, Prabowo Beri Restu Penuh
Jagung Tetap Stabil: Pemerintah Gulirkan Stok CJP Untuk Peternak
Mafia Pangan Terungkap, Pemerintah Gelontorkan 1,3 Juta Ton Beras
Wamentan Sudaryono: Prediksi Cuaca adalah Senjata Andalan Petani
Harga Gabah Dijaga Rp6.500, Beras SPHP Bantu Rakyat

Berita Terkait

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

Pemerintah Intervensi Pasar Jagung, 52.400 Ton SPHP Untuk Stabilkan Telur

Selasa, 2 September 2025 - 14:03 WIB

Di Balik Wacana Stabilisasi: Strategi Pemerintah Turunkan Harga Jagung

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:31 WIB

Panen Gadu 2025 Melimpah, Produksi Beras Nasional Diprediksi Naik

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:29 WIB

Gene Bank Indonesia Siap Dibangun, Prabowo Beri Restu Penuh

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:58 WIB

Jagung Tetap Stabil: Pemerintah Gulirkan Stok CJP Untuk Peternak

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB